Buka Bersama Dibatasi, Open House/Halal Bi Halal Dilarang

  • Bagikan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah agar mengambil langkah pembatasan buka puasa bersama (buka bersama) dan larangan open house Lebaran atau Idul Fitri.

Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/Halal bi Halal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021, yang diteken pada Selasa, 4 Mei 2021.

“melalui surat edaran tersebut, tidak boleh mengadakan buka bersama, halal bi halal, open house bagi pejabat dan kegiatan lain yang menyebabkan kerumunan,” kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Rabu (5/5/2021).

Padahal, biasanya Open House rutin dilakukan pada hari pertama di rumah dinas bupati.
Selain itu, untuk Shalat Id juga harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

“jika wilayahnya masuk PPKM Mikro apalagi zona merah, maka akan kita terjunkan tim untuk memberikan advice atau nasehat. Namun kita akan lihat perkembangan karena lebaran masih 10 hari lagi,” jelas Asip.

Bupati juga melarang adanya takbir keliling yang biasa digelar oleh masyarakat.

“takbir keliling tetap dilaksanakan di masjid, dengan protokol kesehatan,” tambahnya.

Asip juga meminta kepada masyarakat untuk memakai masker, untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

“seperti yang kita lihat, saat ini pasar ramai, di jalan juga. Saya minta dengan hormat untuk tetap terapkan 5 M, salah satunya memakai masker,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Darno menuturkan, terkait takbir keliling akan mengikuti aturan yang dibuat oleh kementerian agama dan akan mengkomunikasikan dengan stakeholder yang ada.

“kita akan rapatkan dulu nanti hasilnya seperti apa, kita sesuaika dilapangan,” tuturnya.

 

  • Bagikan