BPHTB Ditarget Rp 18,9 miliar

Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan menggelar acara bertajuk “Penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Pekalongan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan tentang kerjasama di bidang pertanahan”, yang diselenggarakan di Pendopo Kajen, Jumat (05/06 ) pagi.

KAJEN- Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan  menggelar acara  bertajuk “Penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Pekalongan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan tentang kerjasama di bidang pertanahan”, yang diselenggarakan di Pendopo Kajen, Jumat (05/06 ) pagi. Sebelumnya  Bupati  Asip Kholbihi SH M.Si  selaku Bupati Pekalongan menandatangani naskah rencana kerja sinergi  tentang  pengintegrasian  tata  pertanahan di Kabupaten Pekalongan.

” Kami menyambut baik kerjasama  dengan kantor pertanahan Kabupaten  Pekalongan di bidang pertanahan,”, ucap bupati.

Dijelaskan bupati, pihaknya menandatangani kerjasama strategis dengan BPN untuk 5 hal, termasuk bagaimana melakukan zonasi di wilayah tanah yang baru, percepatan PTSL, dan beberapa hal yang penting  lainnya.

Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan menggelar acara bertajuk “Penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Pekalongan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan tentang kerjasama di bidang pertanahan”, yang diselenggarakan di Pendopo Kajen, Jumat (05/06 ) pagi.

“ Prinsip, amanat  dari KPK  agar seluruh aset kabupaten  ini terkonsolidasi dengan baik sehingga dengan demikian bisa memambah  PAD ( Pendapatan Asli  Daerah )”, tegasnya.

Adapun 5 hal yang menjadi  titik berat untuk segera  ditindaklanjuti itu antara lain BPHTB (biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan), ZNT (zona nilai tanah), program  inventarisasi tanah instansi pemerintah, percepatan pensertifikatan tanah milik pemerintah daerah, dan  pelaksanaan PTSL  (pendaftaran tanah sistematis lengkap).

Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan menggelar acara bertajuk “Penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Pekalongan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan tentang kerjasama di bidang pertanahan”, yang diselenggarakan di Pendopo Kajen, Jumat (05/06 ) pagi.

Selanjutnya  bupati menegaskan hal penting perlu dicermati bersama bahwa  BPHTB ini pajak daerah yang menjadi andalan pemkab sebagai  salah satu jenis pajak potensial untuk menopang PAD. Pada tahun 2020 ini  BPHTB Pemkab Pekalongan ditargetkan bisa mencapai Rp 18,9 miliar. Bupati berharap hal ini dikelola dengan baik dan dioptimalkan  sekaligus dukungan regulasinya harus kuat.

“ Untuk pemetaan zona nilai tanah, dilakukan oleh kantor pertanahan, kemudian kita jadikan satu pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menetapkan nilai  jual objek pajak (NJOP)  PBB.  Sekali lagi kita akan melakukan revitalisasi pendapatan dari NJOP tanah-tanah seperti yang dilakukan di daerah lain,” tambahnya. (Pekalonganberita,com)