Bertemu Habib Luthfi, Preman Kelas Kakap Ini Dijadikan Adik Angkat

  • Bagikan
Hercules Insyaf duduk gayeng dengan Gus Miftah dan Ustadz Yusuf Mansyur [Tangkapan layar Instagram]

PekalonganBerita.com – Beredar kabar mengejutkan seorang preman kelas kakap bernama Hercules dijadikan adik angkat oleh ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya menuai perhatian publik.

Seperti diketahui Hercules atau Rosario de Marshall dikenal sebagai preman kelas kakap di Tanah Abang, Jakarta. Akan tetapi, kini hidupnya telah berubah semenjak menjadi seorang mualaf.

Terbaru, Hercules belum lama ini telah mengunjungi kediaman ulama asal Pekalongan Habib Luthfi. Kedatangannya untuk bersilaturahmi serta meminta petunjuk kepada pendakwah kondang tersebut.

Kedatangan Hercules itu disambut baik, bahkan ia dijadikan adik angkat oleh Habib Luthfi. Kebenaran informasi itu salah satunya di ungkap oleh Gus Ahong.

Melalui video di channel youtubenya, Gus Ahong memaparkan setelah Hercules memutuskan menjadi mualaf yang dibimbing oleh Gus Miftah. Hercules pun langsung bertolak ke kediaman Habib Luthfi.

“Setelah beberapa hari masuk Islam yang di bimbing langsung oleh Gus Miftah. Mas Hercules preman kelas kakap dan penguasa Tanah Abang, Jakarta. Dia sowan kepada Ketua Umum Jamiyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyy, Maulana Habib Lutfi bin Yahya,” ucap Gus Ahong.

Gus Ahong pun merasa senang dengan kedatangan Hercules ke kediaman Habib Lutfi tersebut. Menurutnya, sosok Habib Lutfi sangatlah tepat untuk dijadikan guru untuk membimbingnya mengenal Islam lebih jauh.

Lebih lanjut, Gus Ahong menyampaikan jika kedatangan Hercules disambut gembira sampai dijadikan adik angkat oleh Habib Lutfi.

“Dia (Hercules) disambut Habib Luthfi dengan wajah sumringah dan bahagia. Bahkan saking bahagianya Habib Lutfi di sowani mas Hercules. Habib Lutfi mengangkat mas Hercules ini menjadi adik angkatnya, masya Allah luar biasa,” sambungnya.

Diakhir videonya, Gus Ahong mendoakan agar kehidupan Hercules menjadi lebih baik. Apalagi setelah ia dijadikan adik angkat oleh Habib Luthfi.

“Kita doakan mas Hercules ini menjadi orang yang baik dan saya yakin dia orang yang baik karena telah dipertemukan dengan guru-guru yang baik pula,” tandasnya.

Sementara itu dikutip dari Suara.com, perjalanan hidup Hercules sebelum masuk Islam penuh lika-liku. Di hadapan Ustaz Yusuf Mansur dan Gus Miftah, Hercules berbicara mengenai kisah hidupnya. Dia mengaku sering dibacok oleh lawannya.

“Kalau dibacok itu hampir setiap malam saya dibacok. Kalau keroyok itu sekali dikeroyok seratus orang. Pakai samurai panjang-panjang, celurit. Tapi memang belum waktunya (meninggal),” kata Hercules.

Bukan cuma itu, dia bahkan pernah ditembak dalam jarak yang dekat di bagian matanya.

“Satu meter itu pakai fn 46. Tapi alhamdulillah nggak ada masalah. Cuma matanya picek,” tutur Hercules yang disambut tawa Ustaz Yusuf mansur dan Gus Miftah.

Dia sendiri heran bisa bertahan hidup sampai sekarang. Hercules merasa itu semua atas kehendak Tuhan.

“Memang belum (meninggal) karena belum kehendak Yang di Atas,” sambungnya.

Terlepas dari itu, mantan preman ini menegaskan sudah benar-benar bertobat. Keputusannya insaf pun bukan tanpa alasan.

“Karena kita hidup ini sementara. Kalau misalnya tangan kotor, tangan saya ini kotor sekali. Kotor berdarah-darah. Cuma kita mau sampai kapan?,” tandas Hercules. (suara.com)

Penulis: Kontributor : Fitroh Nurikhsan
  • Bagikan