Berkat Laboratorium Kemiskinan, Kabupaten Pekalongan Lolos Top 45

  • Whatsapp
Berkat Laboratorium Kemiskinan, Kabupaten Pekalongan Lolos Top 45

KAJEN- Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah untuk menyejahterakan masyarakat. Salah satunya melalui terobosan atau inovasi membuat Laboratorium Kemiskinan. Tak khayal berkat kreativitas tersebut mengantarkan Kabupaten Pekalongan lolos Top 45  Inovasi Pelayanan Publik yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, pihaknya tidak menyangka apa yang telah dilakukan pemerintah mampu lolos dalam ajang Top 45 ini. Menurutnya, hal tersebut berkat dukungan semua pihak termasuk masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Hal ini tidak lepas dari dukungan semua pihak. Terutama masyarakat yang telah mendukung kinerja Pemkab Pekalongan selama ini,” katannya.

Dikatakannya, salah satu pekerjaan yang menjadifokus perhatiannya saat menjabat adalah persoalan kemiskinan. Sehingga pihaknya sengaja membuat Laboratorium Kemiskinan ini, agar bisa tertangani dengan lebih masif dan terstruktur.

“Program Laboratorium Penanganan Kemiskinan ini memang diharapkan bisa menciptakan akselerasi  penurunan angka kemiskinan secara signifikan di Kabupaten Pekalongan dan alhamdulillah hasilnya sangat positif,” tuturnya.

Dikatakannya, ada tiga daerah yang menjadi sasaran program Laboratorium Kemiskinan ini tanpa meninggalkan desa yang lain yaitu kemiskinan pegunungan yaitu Desa Botosari Kecamatan Paninggaran, kemiskinan kota di Desa Kertijayan Kecamatan Buaran, dan kemiskinan pantai di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto.

“Program ini melibatkan semua pihak mulai pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Semoga kami bisa terus memberikan yang terbaik,” tandasnya. (Pekalonganberita,com)

Pos terkait