Bawaslu Cari 285 Pengawas Desa

  • Whatsapp

KAJEN- Bawaslu Kabupaten Pekalongan bakal membuka perekrutan Panwaslu Desa atau Kelurahan. Setidaknya 285 orang dibutuhkan untuk menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan atau Desa (PKD) pada ajang Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Pekalongan tahun 2020 ini.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Ulil Albab mengatakan, pengumuman sosialisasi perekrutan sudah dilakukan oleh jajaran Bawaslu dan Panwaslu Kecamatan mulai Senin (10/2) lalu baik dilakukan dengan menempel papan pengumuman di kecamatan, kelurahan atau desa dan media sosial.

Bacaan Lainnya

“Berkaitan dengan ini, kami meminta kepada anggota Panwascam untuk menyiapkan tenaga dan pikiran dalam proses perekrutan Panwaslu Kelurahan atau Desa. Nanti proses rekrutmen PKD ini, beriringan dengan perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) oleh KPU, saya minta siapkan dengan baik,” kata Ulil.
Dengan bersamaannya tahapan ini, Panwaslu Kecamatan diminta untuk menyiapkan strategi dengan baik, agar proses seleksi dan pengawasan terhadap rekrutmen PPS bisa berjalan dengan baik.

“Ini tugas kita semua, perekrutan dan pengawasan. Semua harus dikerjakan dengan maksimal dan bertanggung jawab” jelas Ulil.

Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Nur Anis Kurlia, menyampaikan bahwa perekrutan PKD senantiasa mengacu kepada peraturan dan petunjuk teknis (juknis) dari Bawaslu. Jadwal dan persyaratan untuk menjadi PKD diminta dipahami dengan baik.

“Perekrutan panwaslu kelurahan atau desa dilakukan untuk membantu tugas-tugas panwaslu kecamatan dalam pengawasan pilkada 2020. Oleh karena itu, perekrutan dilakukan oleh jajaran panwascam di kantor panwaslucam setempat. PKD dibentuk untuk membantu tugas teman-teman panwascam, silakan cari yang terbaik sesuai aturan”, terang Anis.

Dalam perekrutan tersebut, Panwascam diminta untuk kreatif dalam menyampaikan sosialisasi agar masyarakat luas dapat mengetahui informasi tersebut. Sehingga masyarakat yang memenuhi syarat yang ingin menjadi panwaslu atau kelurahan desa bisa mendaftar.

“Masing-masing desa dan kelurahan hanya memiliki 1 (satu) pengawas di tingkatannya. Berdasarkan jadwalnya perekrutan panwaslu kelurahan atau desa (PDK), mulai tanggal 16 sampai 22 Februari atau masuk pada tahapan penerimaan berkas pendaftar di masing-masing kecamatan,” terang dia. (Pekalonganberita,com)

Pos terkait