Banyak Jabatan Instansi di Kota Pekalongan Kosong

  • Bagikan

Kota Pekalongan- Pemerintah Kota Pekalongan menyerahkan Tabungan Hari Tua (THT) kepada 13 Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang memasuki purna tugas periode 1 April 2021. Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, setiap tahunnya sebanyak 100-150 orang ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan menjalani masa purnatugas. Sehingga, hal ini membuat Pemerintah Kota Pekalongan terus mengoptimalkan pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengisi sejumlah jabatan ASN yang kosong.

“Ini memang di Kota Pekalongan masih lumayan banyak kekosongan jabatan karena ada yang meninggal dan pensiun,seperti pada pagi hari ini sekitar 13 orang ASN akan memasuki masa pensiun. Nanti malam akan kami rapatkan dengan Bu Sekda, para Asisten Sekda dan OPD terkait untuk mengisi formasi-formasi yang kosong ini. Memang ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena bisa menghambat pekerjaan dan pelayanan di Pemkot Pekalongan sendiri,” ungkap Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE usai menyerahkan THT bagi ASN yang memasuki purna tugas dan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat periode 1 April 2021, bertempat di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan,Selasa (30/3/2021) dikutip Dinkominfo Kota Pekalongan.

Menurutnya, banyak jabatan yang kosong di sejumlah instansi khususnya untuk tenaga-tenaga di kelurahan dan tenaga guru. Oleh karena itu, pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kota Pekalongan terus mengusulkan kebutuhan ASN terutama untuk menguatkan SDM yang ada di kelurahan-kelurahan. Pada kesempatan tersebut, Aaf juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk para ASN yang akan memasuki purna tugas per 1 April mendatang, pihaknya berharap meski sudah purna, mereka diminta untuk tetap bisa berkolaborasi membantu pemerintah dan terus berkiprah di tengah masyarakat. Sementara, untuk ASN yang mendapatkan SK kenaikan pangkat sebanyak 50 orang pada hari ini, Aaf menekankan reward kenaikan pangkat ini bisa menjadi acuan semangat kerja mereka untuk terus ditingkatkan dan memperkuat etos kerja dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Usulan CPNS sudah kami ajukan formasi ke Kemenpan-RB, terutama di pelayanan yang ada di kelurahan-kelurahan ini juga banyak yang pensiun,ini upaya kita untuk lebih menguatkan SDM ASN yang ada di kelurahan ke depan yang paling utama,karena mereka berhubungan langsung dengan masyarakat. Untuk ASN yang akan menjalani masa pensiun kami ucapkan terimakasih dan berharap mereka tetap bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengabdi di tengah amsyarakat,seperti masih bisa berkiprah mengabdi menjadi RT/RW di tempat tinggalnya masing-masing, sedangkan untuk ASN yang hari ini mendapatkan kenaikan pangkat, harus bisa lebih semangat kerjanya, sebagian dari mereka ini masih berusia muda, sehingga ke depan untuk bisa meneruskan tongkat estafet dalam membangun Kota Pekalongan semakin maju perlu dibarengi mampu mengikuti perkembangan zaman dan IPTEK agar tidak tertinggal,”tegas Aaf.

Sementara itu, Kepala BKPPD Kota Pekalongan,Ir Budiyanto,M.Pi M.Hum membenarkan bahwa rata-rata setiap tahun ada sekitar 100-150 orang ASN yang purnatugas, sehingga di tahun 2021 ini Pemkot Pekalongan tengah mengusulkan sekitar 900 formasi ke Kemenpan-RB baik melalui rekrutmen CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Lebih lanjut, Budiyanto menyebutkan pada periode April 2021 ini sebanyak 285 orang ASN mendapatkan reward kenaikan pangkat baik dari tingkatan golongan I,II,maupun III. Namun,dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid,maka penyerahan SK kenaikan pangkat dibatasi oleh 50 orang perwakilan penerima yang diserahkan secara langsung,sisanya diberikan melalui OPD terkait dimana ASN tersebut bekerja.

“Usulan formasi 2021 sudah kami usulkan sekitar 900 orang baik melalui CPNS maupun PPPK,kami masih menunggu acc dari pusat,mudah-mudahan bisa mendapatkan alokasi sekitar lebih dari 300 formasi untuk menggantikan ASN yang meninggal dunia maupun pensiun,”tandasnya. (pekalonganberita.com)

  • Bagikan