Banjir Rob di Kota Pekalongan Bertambah Tinggi Malam Ini

Kota Pekalongan Banjir rob di Kota Pekalongan semakin tinggi pada malam hari ini. Banjir rob ini diperparah dengan limpasan air berasal dari Sungai Meduri gegara tanggul jebol.

Pantauan detikJateng, Selasa (24/5/2022) pada siang tadi, ketinggian banjir rob di bantaran Sungai Meduri di Kelurahan Tirto sempat berkurang. Sementara kondisi malam ini genangan air rob semakin tinggi juga disebabkan dari pembuatan tanggul darurat yang belum seratus persen jadi. Tanggul darurat masih dikerjakan secara bertahap.

 

Seorang warga Kelurahan Tirto, Muhamad Zaki (40) menyebut ketinggian banjir malam ini melebihi malam kemarin.

 

“Ini lebih dalam dari kemarin. Ketinggian kurang lebih satu meter, bervariasi. Ini kan sumbernya dari tanggul yang jebol, kalau tanggul sudah jadi kan nanti bisa surut. Ini murni rob,” katanya.

 

Ia juga sudah mengungsikan keluarganya ke tempat yang aman selama dua hari ini. Jebolnya tanggul yang menyebabkan banjir disebut terjadi mendadak sehingga dia hanya cukup waktu untuk mengevakuasi keluarganya.

 

“Kalau barang-barang seperti barang elektronik ya sudah terendam,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua RW 03, Bahrudin (59), menyebut ada 4 dari 6 RT di wilayahnya yang terdampak akibat jebolnya tanggul Sungai Meduri.

 

Meski begitu, kata Habrudin, ada juga warganya yang tidak mengungsi. Kebanyakan dari mereka yakni para pria dewasa yang tetap bersiaga menjaga lingkungannya masing-masing.

 

Tanggul yang jebol ini baru yang pertama ini. Sebelumnya belum pernah terjadi, banjir paling hanya air sungai yang melimpas kecil, tidak sebesar saat tanggul jebol,” ungkap Habrudin.

 

“Harapannya tanggul yang jebol ini segera diperbaiki dan ditinggikan dengan kontruksi yang baik,” pungkasnya.

 

Detikcom

Banjir Rob di Kota Pekalongan Bertambah Tinggi Malam Ini

Kota Pekalongan – Banjir rob di Kota Pekalongan semakin tinggi pada malam hari ini. Banjir rob ini diperparah dengan limpasan air berasal dari Sungai Meduri gegara tanggul jebol.
Pantauan detikJateng, Selasa (24/5/2022) pada siang tadi, ketinggian banjir rob di bantaran Sungai Meduri di Kelurahan Tirto sempat berkurang. Sementara kondisi malam ini genangan air rob semakin tinggi juga disebabkan dari pembuatan tanggul darurat yang belum seratus persen jadi. Tanggul darurat masih dikerjakan secara bertahap.

Seorang warga Kelurahan Tirto, Muhamad Zaki (40) menyebut ketinggian banjir malam ini melebihi malam kemarin.

“Ini lebih dalam dari kemarin. Ketinggian kurang lebih satu meter, bervariasi. Ini kan sumbernya dari tanggul yang jebol, kalau tanggul sudah jadi kan nanti bisa surut. Ini murni rob,” katanya.

Ia juga sudah mengungsikan keluarganya ke tempat yang aman selama dua hari ini. Jebolnya tanggul yang menyebabkan banjir disebut terjadi mendadak sehingga dia hanya cukup waktu untuk mengevakuasi keluarganya.

“Kalau barang-barang seperti barang elektronik ya sudah terendam,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 03, Bahrudin (59), menyebut ada 4 dari 6 RT di wilayahnya yang terdampak akibat jebolnya tanggul Sungai Meduri.

Meski begitu, kata Habrudin, ada juga warganya yang tidak mengungsi. Kebanyakan dari mereka yakni para pria dewasa yang tetap bersiaga menjaga lingkungannya masing-masing.

Tanggul yang jebol ini baru yang pertama ini. Sebelumnya belum pernah terjadi, banjir paling hanya air sungai yang melimpas kecil, tidak sebesar saat tanggul jebol,” ungkap Habrudin.

“Harapannya tanggul yang jebol ini segera diperbaiki dan ditinggikan dengan kontruksi yang baik,” pungkasnya.

Detikcom