8.928 Penduduk Kota Pekalongan Belum Melakukan Perekaman e-KTP

Sebanyak 8.928 dari 230.901 penduduk Kota Pekalongan belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk secara elektronik (e-KTP). Padahal, e-KTP menjadi salah satu dokumen administrasi kependudukan penting yang menunjukan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Pekalongan, Drs Suciono mengatakan, mengingat data kependudukan bersifat dinamis (berubah-ubah), hingga Maret jumlah warga wajib KTP sebanyak 230.901 orang. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman sebanyak 221.973 orang. Sisanya yakni 8.928 warga atau sekitar 3.87% belum melakukan perekaman.

Sehingga, pihaknya tengah menginventarisasi warga yang belum melakukan perekaman dengan mendata nama dan alamat lengkap. Hal ini juga dilakukan dalam rangka mendukung percepatan target Pemerintah dengan program Single Identity Number (SIN).

Di tahun 2021, Suciono mengatakan bahwa perekaman e-KTP dengan sistem jemput bola direncanakan akan kembali dilakukan, tidak hanya pada saat jelang Pemilu saja.

“Tahun kemarin memang bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak, kami inventarisasi dan jemput bola di 27 kelurahan. Namun demikian, tidak semua warga memanfaatkan momen tersebut, sehingga sampai saat ini masih ada sisa warga yang belum melakukan perekaman,” ungkapnya.

Terkait perekaman e-KTP, ia menjelaskan bahwa bagi warga yang belum genap usia 17 tahun, misalnya tahun ini baru usia 16 tahun diperbolehkan untuk melakukan perekaman. Namun e-KTP baru akan dicetakan dan diserahkan ketika usia pemohon genap 17 tahun.

“Ini yang perlu masyarakat ketahui. Kalau sudah melakukan perekaman, nanti tinggal ambil tidak perlu melakukan perekaman lagi. Bisa langsung ke kantor Dindukcapil Jl. Majapahit No.18, Podosugih. Kami juga bekerjasama dengan Dindik untuk mendata peserta didik yang usianya sudah 16 tahun. Sebelum adanya pandemi, kami lakukan perekaman jemput bola ke sekolah-sekolah. Karena masih pandemi, perekaman akan menyasar kelurahan se-Kota Pekalongan,” terangnya.