Es Dawet Ayu, Kesegaranya Cocok Untuk Menu Buka Puasa

  • Bagikan

Banjarnegara – Dawet Ayu adalah salah satu minuman khas Banjarnegara, Jawa Tengah. Dawet Ayu atau cendol bisa ditemukan pada pasar-pasar tradisional, salah satunya Dawet Ayu buatan Bapak Partono (61) dan Ibu Mar (55) yang berlokasi di pasar tradisional Kalibening, Kabupaten Banjarnegara.

Beliau berjualan dawet kurang lebih sejak 30 tahun lalu. Membuat cita rasa dari minuman buatan beliau tak perlu diragukan lagi. Dawet Ayu buatan Pak Partono ini memang patut untuk dicoba.
Dawet Ayu dijajakan dengan cara dipikul atau didorong dengan gerobak.

Ciri khas penjual Dawet Ayu Banjarnegara ditandai dengan adanya dua tokoh pewayangan, yaitu Semar dan Gareng yang ada dikeranjang maupun gerobak dawet.

Dawet Ayu atau cendol adalah minuman tadisional, yang terbuat dari rebusan pati dan tepung beras yang dicetak kecil memanjang dan berwarna hijau.

Warna hijau tersebut diperoleh secara alami dari hasil perasan daun pandan. Dawet ayu menggunakan gula kelapa sebagai pemanis alami, dan ditambah dengan santan alami dari perasan buah kelapa segar. Biasanya untuk menambah kesegaran dawet ayu juga diberi es batu.

Karena kesegaran Es Dawet Ayu Banjarnegara, minuman ini sangat cocok diminum sebagai menu berbuka puasa. Menurut Pak Partono, banyak pembeli yang membeli dawet ayu ditempatnya sebagai menu berbuka puasa selama bulan Ramadhan ini.

Sementara itu, Yanti, seorang pembeli dawet ayu mengatakan dia menyukai es dawet ayu karena rasanya enak dan manis. Selain itu rasa manisnya dibuat dari pemanis alami.
“Rasanya enak, segar, manisnya juga dari gula merah asli, masih alami. Saya sering beli disini selain rasanya yang enak, penjualnya juga menjaga kebersihan,” ujar Yanti pada Jumat (16/4).

(Della Oktaviyani)

 

  • Bagikan