350 Guru SMP Di Kabupaten Pekalongan Dibekali Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh

  • Bagikan

Guna mendukung efektivitasnya pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan dalam masa pandemi seperti saat ini, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan melaksanakan Workshop Penyiapan dan Evaluasi Tindak Lanjut Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2021.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Dindikbud yang dimulai Selasa (24/3) dan di ikuti 350 guru melalui 12 MGMP dengan setiap hari ada 50 peserta.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siti Masruroh mengatakan, pembelajaran jarak jauh masih dimungkinkan akan berlangsung sampai akhir tahun, dan jika nanti ada pembelajaran tatap muka pada tahun ini, diperkirakan masih menggunakan sistem shift belum sepenuhnya klasikal.

“sejak pandemi yang terjadi pada maret tahun lalu, otomatis PJJ dilaksanakan. Dan saat itu belum ada dukungan bagi guru untuk melaksanakan model pembelajaran jarak jauh,” katanya.

Dari pengalaman melaksanakan pembelajaran daring, lanjutnya, berdasarkan evaluasi dari pengawas, partisipasinya tidak mencapai 100 persen, yakni berkisar 60-70 persen siswa yang mengikuti daring.

“dukungan orang tua juga berpengaruh saat pembelajaran daring dilakukan. Namun sekolah juga ada yang berupaya menggabungkan pembelajaran daring dan luring seperti melakukan kegiatan kelompok, home visit dan juga beberapa anak dipanggil ke sekolah,” terangnya.

Untuk itu, jelas Masruroh, dalam PJJ dibutuhkan model, pendekatan, media dan alat pembelajaran yang sesuai agar bisa optimal mendukung pembelajaran lewat daring.

“kita berharap dengan adanya pelatihan ini para guru bisa membuat media pembelajaran jarak jauh yang berkualitas, sehingga efektif dan hasilnya bisa lebih optimal bagi siswa,”harapnya.

  • Bagikan