214 Ribu Vaksin Siap Serbu Masyarakat

  • Bagikan

KAJEN, PekalonganBerita.com – Dalam monitoring vaksin ini Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa sebanyak 214 ribu vaksin siap menyerbu dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dikatakannya, Kabupaten Pekalongan mendapatkan 184 ribu vasin ditambah 30 ribu dari Kementerian Kesehatan dibantu anggota DPR RI Dony Akbar, untuk percepatan vaksinasi bagi semua masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Dibanding kabupaten lain, kata Bupati, jumlah ini adalah yang terbanyak di Jawa Tengah. Harapannya, dengan penambahan vaksin ini warga yang belum divaksin terutama para lansia (lanjut usia) bisa segera mendapatkan vaksin.

“Vaksin sudah banyak, untuk itu kita harus semangat. Karena kalau vaksin sudah tersedia kitanya tidak mau divaksin, nanti kita semua yang susah. Level di Kabupaten Pekalongan tidak akan turun. Kemarin Kabupaten Pekalongan sudah level 2 namun berhubung yang divaksin baru kurang lebih 35 persen akhirnya naik lagi ke level 3, “ tutur Bupati Fadia.

Bupati menghimbau kepada warga yang hadir mengikuti serbu vaksin untuk mengajak kerabat mereka yang belum divaksin agar segera melakukan vaksin. Dirinya menjamin bahwa vaksin tidak berbahaya, bahkan Fadia mengaku dirinya beserta jajaran pemerintahan, termasuk dari Kejaksaan, Kapolres dan Dandim telah mendapatkan vaksin yang sama seperti yang diberikan kepada masyarakat pada umumnya.

“Itu adalah ihktiar yang maksimal yang kita lakukan, dari bersih-bersih diri, cuci tangan, tidak berkerumun. Apalagi yang sudah sepuh, ini bahaya, karena covid ini bisa menyerbu ke penyakit lain. Makanya yang sepuh wajib divaksin. Kalau sudah divaksin, itu ikhtiar yang maksimal artinya kita sudah bersih-bersih, divaksin, Insyaalloh tinggal nunggu sehatnya,” tegasnya.

Dikatakan pula, vaksinasi ini juga diwajibkan bagi pelajar usia 12 tahun ke atas. “Anak-anak sekolah usia 12 tahun ke atas yang belum divaksin tidak bisa ikut ujian, karena vaksin syarat mengikuti uijan sekolah,” tandasnya

  • Bagikan